Masjid Agung Al-Mabrur – Ungaran

Masjid Agung Al-Mabrur berlokasi di Jln. Ahmad Yani, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Tibur, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Masjid ini juga menjadi Masjid Agung Bagi Kabupaten Semarang, Ibukota Provinsi Jawa Tengah. Masjid Agung Al-Mabrur juga dikenal sebelumnya dengan Masjid Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Masjid Agung Al-Mabrur

Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 2010 silam dengan pendirian yang mengambil lahan seluas 3.200 meter persegi, dengan luas bangunannya sekitar 1.550 persegi. Karena memang ditujukan untuk menjadi Masjid Agung Kota Semarang, maka bangunan masjid ini pun didirikan tepat menghadap Alun-Alun Kota Semarang, atau lebih dikenal sebagai “Alun-Alun Asmara” dan berseberangan dengan Rumah Dinas Bupati Semarang.

Bangunan Masjid Agung Al-Mabrur beserta Alun-Alun Asmara pernah di renovasi ulang pada tahun 2014 lalu agar terlihat lebih rapi dan indah. Bangunan yang ditambahkan pada Masjid Agung Al-Mabrur adalah beberapa lengkungan yang mirip dengan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), dan diletakkan pada sisi kiri dan kanan masjidnya.

Penataan Ulang Masjid Agung Al-Mabrur beserta Alun-Alun Asmara ini memang sengaja dilakukan oleh pemerintah kota Semarang agar Masjid dan Alun-Alun tersebut dapat menjadi suatu Landmark yang indah dan bisa dibanggakan oleh masyarakat Semarang. Proyek renovasi tersebut menghabiskan dana APBD hingga Rp. 1,3 miliar.

Sebagai Masjid Agugn Kota Semarang (Kabupaten), Fungsi Masjid Agung Al-Mabrur ini bukan hanya difokuskan sebagai tempat ibadah sholat bagi kaum muslimin disana, namun digunakan juga sebagai pusat berlangsungnya kegiatan Ke-Islaman untuk beberapa kegiatan lain seperti perayaan hari besar islam, ataupun kegiatan pengajian yang dilakukan secara rutin. Bahkan Majsid ini juga memiliki suatu kegiatan tingkat Nasional yaitu acara Khitmul Qur’an Kebangsaan, bertepatan dengan perayaan Kemerdekaan RI ke-72.

Selain beberapa kegiatan diatas, Masjid Agung Al-Mabrur juga menyelenggarakan pendidikan untuk anak-anak, melalui sebuah program Taman Pendidikan Al-Qur’an. Pada kegiatan tersebut anak-anak akan diajarkan untuk mampu membaca dan menulis arab dan Al-Qur’an, dan juga ada program khusus untuk yang ingin menghafal Al-Qur’an.

Arsitektural Masjid Agung Al-Mabrur Ungaran

interior Masjid Agung Al-Mabrur

Masjid Agung Al-Mabrur Ungaran ini mengadopsi arsitektur modern, namun dipadukan dengan arsitektur bangunan Roma tua. Hal ini bisa dilihat dari bangunannya yang bertingkat tiga, namun lebih mirip seperti gedung dengan arsitektur Roma. 2 tugu dengan 5 tiang penyangga juga turut dibangun pada sisi kanan dan kiri depan masjid yang menjadi hiasan tersendiri bagi masjid ini.

Dibagian depan masjid, tepatnya memakan tempat di sekitar tingkat 2 dan tiga terdapat 2 kaligrafi yang unik. Pertama kaligrafi ayat suci Al-Qur’an dengan bentuk bundar dibalut dengan warna ke-emasan, kedua kaligrafi yang disusun membentuk seperti pintu pada ka’bah mekkah yang juga dibalut dengan warna ke-emasan.

Jika masuk kedalam masjid, kita akan disuguhi dengan ruangan yang bisa dibilang “Simpel tapi Megah”, karena desain bangunannya memang dibuat dengan sangat modern, namun tidak lupa untuk menambahkan unsur mewah pada beberapa interior bangunannya.

Untuk areal parkir, dibangun suatu areal parkir yang sangat luas, lengkap dengan taman yang menghiasinya, sehingga orang yang ingin beristirahat juga dapat berteduh dibawah rindangnya pohon di sekitar masjid ini. Bahkan beberapa warung makan yang menyediakan makanan khas Jawa Tengah juga turut hadir di samping masjid seperti warung Gudek, Soto dan Pecel Lele. Jadi, wisatawan yang datang bukan hanya dimanjakan oleh bangunan masjid yang sangat indah, namun juga dengan kuliner yang sangat lezat, khas Jawa Tengah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *