Masjid Agung Kota Cimahi – Jawa Barat

Masing-masing kota memiliki sebuah ikon yang menjadi ciri khas atau kebanggaan dari setiap kota tersebut. Dimulai dari tempat wisata, kuliner hingga bangunan menjadi ikon tersendiri bagi kota tersebut. Salah satunya adalah kota Cimahai yang berada di tengah Kabupaten Bandung san Kabupaten Bandung Barat. Pada awalnya, kota Cimahi merupakan bagian dari Kabupaten Bandung namun kemudian ditetapkan sebagai  kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Hingga sekarang kota Cimahi memiliki 3 kecamatan yang dibagi atas 1 kelurahan. Nama Cimahi diambil dari bahasa Sunda dengan nama Cai Mahi yang memiliki arti Air Yang Cukup. Selain itu, kota Cimahi juga terkenal akan seni budaya nya yang begit melegenda. Sebut saja kesenian Sunda yang sduah ada sejak zaman kolonial Hindia Belanda sepertii Jaipongan, Tari Keurseus, Sisingaan, Angklung, Tembang, Kecapi Sulinh dan berbagai macam kesenian tradisional lainnya. Ditambah dengan objek wisata yang sangat terkenal dan selalu ramai ketika hari libur dan akhir pekan tiba. Bahkan wisatawannya datang dari berbagai wilayah lain.

Masjid Agung Kota Cimahi – Jawa Barat

Cimahi juga terkenal dengan nama Kota Tentara karena pada zaman dahulu kota tersebut dijadikan pusat-pusat militer bahkan hingga sekarang pun masih ada. Disamping itu, Kota Cimahi juga memiliki bangunan lainnya yang sudah didirikan sejak dulu, salah satunya adalah Masjid Agung Kota Cimahi.

Lokasi Masjid Agung Kota Cimahi terletak di Desa Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat.

Bangunan Masjid Agung Kota Cimahi pada awalnya merupakan sebuah bangunan masjid yang sederhana. Namun, karena fungsinya sebagai masjid agung, terpaksa renovasi total harus dilakukan serta perluasan wilayah masjidnya. Hal ini dilakukan agar banguan masjid tersebut dapat digunakan secara bersama-sama oleh masyarakat sekitar kota Cimahi.

Sebelumnya, Kota Cimahi sendiri masih merupakan sebuah kota administratif salah satu anggota dari Kabupaten Bandung. Saa ini, Kota Cimahi sudah mandiri menjadi sebuah kota tersendiri dari kabupaten induknya.

Arsitektural Masjid Agugn Kota Cimahi Sekarang

interior Masjid Agung Kota Cimahi – Jawa Barat

Bangunan Masjid Agung Kota Cimahi bernuansa masjid tradisional di Indonesia, dengan atap limas / tumpang bersusun tiga. Namun, karena memang baru saja direnovasi total, tentu saja bangunannya memiliki arsitektural eropa modern yang sangat terasa pada beberapa tembok dindingnya yang berukuran masif, sangat kokoh, dan juga tebal.

Kota Cimahi sendiri masih memiliki banyak sekali gedung-gedung tua dengan seni bangunan seperti ini, yaitu bangunan khas belanda, seperti RS. Sakit Dustira, Stasiun Kereta Api, dan Gedung Ksatrian.

Ruangan masjid ini terasa sangat luas, apalagi bentuk struktur atap yang tidak memakai 4 soko guru seperti pada kebanyakan masjid tradisional lain membuat masjid ini begitu terasa luas. Terdapat setruktur besi yang disusun secara rapi sebagai penyangga berat dari atapnya. Struktur atap tersebu bahkan hanya memakai baja ringan saja, namun dengan teknik penyususnan tingkat tinggi, sehingga diperoleh ke kokohan bangunan yang terjamin.

Masjid Agung Kota Cimahi dilengkapi dengan 2 menara di sisi selatan, mengapis bagian lapanga tengah. sedangkan tempat wudhu dan juga penitipan alas kaki atau bawaan lain di letakkan di bawah dua menara tersebut. Lapangan tengah yang diapit oleh 2 menara tersebut juga dikelilingi oleh koridor yang nyaman, sehinga para pengunjung juga dapat beristirahat di pendopo dari kayu yang juga dibangun disana.

Saat ini, Masjid Agung Kota Cimahi juga sudah dilengkapi dengan gedung dakwah yang dibangun disisi barat masjidnya. Hal ini tentu saja semakin menjelaskan pentingnya fungsi Masjid Agung Kota Cimahi ini bagi masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *