Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara

Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara menjadi salah satu dari 8 versi “Masjid Cheng Ho” yang dibangun di beberapa kota di Indonesia. Masjid Cheng Hoo yang terakhir dibangun (masjid ke-8) adalah Masjid Cheng Hoo Jember yang dibangun tahun 2015 lalu.

Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara

Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara ini terletak di Jln. Soekarno-Hatta KM 20, Kampung tani Maju, Kelurahan Batuah RT 07 No. 11, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Kabupaten Kutai Kartanegara atau kita biasa kita sebut dengan “Kukar” terkenal dengan tim sepakbolanya yang handal yaitu Mitra Kukar.

Dengan bentuknya yang sangat unik, Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara ini menjadi salah satu Destinasi bagi para pelancong untuk beristirahat, maupun yang sengaja ingin melihat desain sebuah masjid yang unik. Lokasinya yang strategis, serta memiliki area yang luas dan lokasi yang bersih dan terletak di ketinggian membawa rasa sejuk dan nyaman dengan angin sepoi-sepoi, tentu saja semakin membuat pengunjung betah berlama-lama di tempat ini.

Corak warna yang dipakai bangunan Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara tentu saja sama persis dengan beberap Masjid Cheng Hoo lain yang berada di Indonesia. Yaitu dengan adopsi warna mencolok dari Merah-Kuning dan sedikti warna hijau. Berbagai macam ornamennya pun sama dengan arsitektur masjid-masjid Cheng Hoo lainnya, yaitu memiliki ornamen khas China Tionghoa yang sangat mencolok.

Namun, ada yang agak berbeda di Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara ini, yaitu memiliki kubah dengan khas masjid-masjid pada umumnya, tanpa khas dari Masjid Tionghoa. Bisa dikatakan bahwa Masjid Cheng Hoo Kukar ini memiliki sebuah perpaduan antara arsitektur dari Masjid China dan Nusantara Indonesia.

Jika kita mengunjungi situs Humas.Kutaikartanegarakab.go.id disebutkan bahwa Masjid Cheng Hoo Kukar di bangun pertama kali pada tahun 2006, dan baru selesai dan diresmikan pada tahun 2007, Oleh Wakil Bupati Kukar HM Guhfron Yusuf. Beliau mewakili Bupati Kukar Rita Widyasari yang tidak dapat hadir pada waktu peresmian tersebut.

Tanah dari bangunan masjid ini merupakan hasil swadaya dari masyarakat, serta dari bantuan hibah dari Will Susanto. Sedangkan untuk bangunan masjidnya berasal dari dana bantuan H. Muhammad Jos Soetomo, selaku pembina Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara.

Kemudian, papan nama didepan masjid berasal dari Gubernur Kaltim H. Awang Foek Ishak. Sedangkan pagarnya merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Arsitektural Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara

interior Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara

Sangat jelas jika Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara ini menjadi sebuah masjid yang hampir sama persis dengan Masjid Cheng Hoo lainnya. Didominasi oleh warna Merah menyala, dengan warna kuning dan hijau di seabagian bangunannya.

Mulai dari pagarnya berwarna uning, sedangkan pintu gerbangnya berwarna merah menyala dengan 3 kubah kecil bertuliskan “Allah” dan “Muhammad” pada sisi kanan kirinya, dan 1 kubah kecil dengan tanpa ornamen tulisan di bagian tengahnya.

Masuk dari gerbang, kita akan menemukan sebuah pintu tama yang berukuran minimalsi, dengan 1 jam dinding di bagian atas. Pintu minimalis serta beberapa jendela di balut dengan warna kuning dibagian kusennya.

Atap masjid ini dibangun berbentuk limas, dengan genteng yang dibalut warna hijau tua. Beberapa tiang segi empat dibangun dibawahnya dan juga ikut dibalut dengan warna merah menyala.

Pada bagian sekeliling masjid dibangun sebuah taman dengan berbagai tanaman hias dan bunga serta rumput hijau, sehingga pada masjid ini kita dapat menemukan suasana asri dan sejuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *