Masjid Id Kah – Masjid Terbesar di China

Masjdi Id Kah atau “Masjid Uighur” merupakan sebuah bangunan masjid yang terletak di Kashgar, Xinjiang, China. Selain menjadi sebuah masjid terbesar, namun masjid ini memiliki sejarah yang cukup kelam.

Masjid Id Kah - Masjid Terbesar di China

Bangunan Masjid Id Kah dapat menampung hingga 10.000 jamaah sekaligus dibangunan utama, sedangkan jika ditambah dengan bangunan sekunder dapat menampung hingga 20.000 jamaah sekaligus.

Sejarah Kelam Masjid Id Kah

Masjid Id Kah dibangun oleh Saqsiz Mirza pada tahun 1442 M (Renovasi), dengan menggabungkan struktur lama yang sudah berdiri sejak tahun 996 M. Bangunannya mencakup hingga 16.800 meter persegi sehingga menjadi masjid terbesar dan terluas di negri Tirai Bambu.

Sejarah kelam mulai terjadi di masjid ini pada abad ke 19. Tepatnya pada tahun 1933, pada tanggal 09 Agustus, Jenderal Muslim China, Ma Zhancang, Pemimpin Uighur Timur Beg, terbunuh dan dipenggal, serta kepalanya dipamerkan di sisi luar Masjid Id Kah.

Pada bulan Maret 1934, dilaporkan juga bahwa Uighur Emir Abdullah Bughra juga dipancung dan kepalanya juga turut dipajang di masjid ini.

Kemudian pada bulan April 1934, Jenderal Muslim China, Ma Zhongying berpidato di Masjid Id Kah agar masyarakat muslim Uighur setia dan mematuhi peraturan pemerintah Republik China Kuomintang di Nanjing.

Insiden terakhir terjadi pada tanggal 30 Juli 2014 lalu, salah seorang Imam Masjid, Jume Tahir, ditikam sampai wafat tak lama setelah menghadiri sholat subuh.

Meskipun secara sejarah Masjid Id Kah memiliki latar belakang yang cukup kelam, namun masyarakat muslim China tetap setia dan tidak takut untuk melaksanakan ibadahnya di Masjid ini.

Sekilas Tentang Masjid Id Kah

arsitektur Masjid Id Kah - Masjid Terbesar di China

“Id Kah” sendiri memiliki arti “Tempat Sholat dan Perayaan Festival”. Masjid Id Kah terletak di alun-alun Kota Kashgar, Kawasan Otonomi Uran Xinjiang. Sebagai sebuah Masjid Terbesar di China, bangunan masjid ini memiliki Konstruksi Islam Kuno dengan gaya Etnik China dan Religi Islam yang kental.

Dikatakan bahwa tempat ini dulunya merupakan sebuah kawasan pemakaman yang kemudian dirubah menjadi sebuah areal masjid. Masjid Id Kah yang saat ini dapat kita lihat dibangun pada tahun 1442, yang pada awalnya dibangun dengan ukuran yang lebih kecil. Kemudian beberapa kali renovasi dan perluasan menjadikan bangunan masjidnya seperti saat ini.

Seluruh kompleks masjid menempati sekitar 16.800 meter persegi (sekitar 4 hektar), terdiri dari Halaman, Aula Sholat Utama, Menara, Gerbang, dan ada beberapa bangunan pendukung lainnya.

Setelah memasuki pintu gerbang, kita akan menemukan sebuah halaman yang cukup besar. Di dalam halaman tersebut terdapat pohon poplar yang sangat tinggi, dan beberapa pohon pinus yang tumbuh dengan sangat besar. Seluruh halaman tersebut terasa sangat teduh, dingin, serta nyaman, seolah-olah anda sedang berada di lingkungan ber-AC.

Sebuah kolam dengan air yang sangat jernih juga turut dibangun untuk menghiasi tempat ini, sehingga keanggunannya menjadi lebih terasa.

Mimbar di masjid ini terletak di sebuah podium yang cukup tinggi di ujung barat masjid. Kemudian Atapnya ditopang oleh beberapa pilar dengan balutan warna biru muda dengan bentuk persegi panjang. Disekeliling atap dan pilar tersebut diimplementasikan berbagai ukiran dan lukisan gambar yang sangat indah.  Menara dan Gerbang dibuat dengan struktur batu bata menghadap ke Halaman Id Kah. Menara dan Gerbang tersebut juga diberi sentuhan ukiran dan pola bunga yang rumit dengan balutan warna warni dengan dominasi hijau.

Setiap hari, ribuah umat muslim China datang kesini untuk melakukan sholat lima waktu. Bahkan, jika waktu Sholat Jum’at datang, umat muslim di seluruh kawasan Khasgar akan datang ke masjid ini, mengingat Id Kah merupakan satu-satunya “Masjid Jami’” untuk sholat jum’at di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *