Masjid Istiqlal di Jakarta, Indonesia

Di Indonesia mayoritas penduduknya adalah beragama Islam. Dengan banyaknya masyarakat muslim, tak heran banyak masjid atau musholla tersedia dimana-mana. Namun negara yang memiliki ragam budaya dan bahasa ini mempunyai masjid yang sangat terkenal hingga penjuru dunia. Masjid tersebut dinamakan masjid Istiqlal. Masjid Istiqlal berada di bekas Taman Wilhelmins, di timur laut Lapangan Medan Merdeka yang dibagian tengahnya berdiri Monumen Nasional atau dikenal dengan Monas. Berada di pusat ibukota Jakarta, masjid ini selalu ramai setiap harinya oleh beberapa jamaah atau pengunjung yang sengaja datang ke masjid untuk beribadah atau beristirahat di serambi masjid.

masjid istiqlal jakarta

Selain memiliki daya tarik yang luar biasa, masjid Istiqlal juga merupakan kebanggaan umat Islam di Indonesia. Terkenalnya masjid ini karena memiliki arsitektur yang megah dan indah. Berkat seorang arsitek non-Muslim, masjid ini menjadi sangat istimewa. Dia adalah Frederich Silaban seoran Kristen Protestan yang memenangkan sayembara untuk mendesain masjid Istiqlal.  Frederich mendesain masjid ini dengan haya Islam modern dengan berbagai bentuk persegi empat. Disana tidak ditemukan beberapa lengkungan yang biasanya terdapat di berbagai masjid pada umumnya. Selain itu, ia juga selalu memperhatikan sirkulasi udara agar para jamaah terus merasa sejuk dan nyaman ketika berada di dalam masjid.

interior masjid istiqlal

Luas bangunan masjid Istiqlal mencapai 26 % dari kawasan seluas 9.32 hektar dan selebihnya adalah halaman dan pertamanan. Masjid ini dapat menampung hingga 200.000 jamaah. Dinamakan masjid Istiqlal karena mempunyai arti ‘Merdeka’. Nama tersebut diambil dari bahasa Arab yang sengaja di pilih dan digunakan untuk mengingat dan mengenang kemerdekaan yang telah di raih. Pembangunan masjid Istiqlal yang dimulai pada tahun 1951 dan selesai di tahun 1978. Masjid ini juga didirikan untuk menghormati para pejuang Muslim yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, masjid ini dibangun atas rasa syukur terhadap Sang Pencipta Allah SWT atas segala limpahan rahmat Nya karena pada saat itu negara Indonesia telah merdeka.

Padat tanggal 24 Agustus 1961 Presiden Indonesia pertama kali yaitu Ir. Soekarno melakukan pemancangan tiang pertama, pada saat bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun pembangunan masjid ini memakan waktu yang cukup lama yaitu sekitar tujuh belas tahun. Kubah yang dimiliki oleh masjid Istiqlal ini berukuran sangat besar.  Kubah yang tersusun dari rangka baja ini memiliki diameter 45 meter. Angka tersebut juga melambangkan tahun 1945 yang merupakan tahun proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sebanyak 12 pilar besar menopang kubah tersebut dengan susunan melingkar. Angka 12 juga melambangkan tanggal kelahiran nabi Muhammad SAW yaitu 12 Rabiul Awal. Selain melambangkan tanggal kelahiran nabi Muhammad, 12 juga melambangkan jumlah bulan dalam setahun.

Keistimewaan lainnya yang dimiliki masjid Istiqlal adalah memiliki lima lantai yang melambangkan sesuai dengan rukun islam yan berjumlah lima. Pada satu lantai dasar terdapat satu menara yang melambangkan ke-Esaan Tuhan. Menara tersebut berlapis marmer dengan diameter 5 meter dengan ukuran tinggi 66,66 meter atau 6.666 cm yang melambangkan jumlah ayat Al-Qur’an. Sedangkan puncak menaranya terbuat dari kerangka baja yang tingginya mencapai 30 meter. Angka tersebut juga melambangkan jumlah juz yang berada di dalam Al-Qur’an.

Pintu masjid Istiqlal ini berjumlah tujuh pintu di gerbang masuk. Masing-masing pintu tersebut terdapat Asmaul Husna. Beduk yang berada di masjid Istiqlal juga ternyata merupakan beduk yang terbesar di nusantara karena memiliki ppanjang diameter 3 meter dengan berat 2,30 ton. Dengan keistimewaan yang dimiliki oleh masjid Istiqlal, banyak sekali jamaah atau pengunjung yang datang kesini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *