Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu

Masjid Jami’ Al-Jihad terletak di Kp. Pasir Randu, Ds. Sukasari, Kec. Serang Baru, Kab. Bekasi, Provinsi Jawa Barat.  Pasir Randu sendiri merupakan sebuah kampung yang cukup ramai karena berbatasan dengan Kecamatan Cikarang Selatan, dan juga berbatasan dengan Kecamatan Cibarusah.  Pasir Randu sendiri menjadi salah satu kawasan wisata alternatif yang biasanya dikunjungi oleh masyarakat sekitar Cibarusah dan Cikarang untuk melakukan aktifitas Outbond di wilayah tersebut.

Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu

Lokasinya dapat dicapai dari beberapa jalur. Jika dari Perempatan Lippo Cikarang, kita harus mengambil jalur menuju keselatan, atau ke arah Cibarusah, melewati Psar Sentral Lippo Cikarang. Pada Google Maps kita bisa menuliskan “Wahana Outbond Pasir Randu”, dan pasti kita akan mendapatkan panduan yang lengkap untuk akses ke kawasan Masjid Jami’ Al-Jihad ini. Kawasan kampung tersebut sangat padat merayap, apalagi pada saat liburan datang.

Pembangunan Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu

Dari Informasi “Piagam Pendirian Masjid” yang diresmikan oleh Kantor Departemen Agama (Depag) Kabupaten Bekasi tanggal 01 Oktober 1988, dapat diketahui informasi bahwa Masjid Jami’ Al0Jihad Pasir Randu dibangun pertama kali pada tahun 1931 silam. Sehinga, jika kita hitung umurnya saat ini sudah hampir mendekati 1 abad. Meskipun sudah berumur cukup lama, namun renovasi yang dilakukan pada bangunan masjid tersebut tidak merubah ciri khas arsitektural bangunannya, agar nilai sejarahnya tidak langsung lenyap.

Arsitektural Pembangunan Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu

interior Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu

Pembangunan Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu dibuat sama dengan masjid-masjid bergaya semi modern pada umumnya.  Ukuran bangunan utamanya memang tidak terlalu besar, namun ditambahkan bangunan sekunder di sisi timur / belakang masjid dengan ukuran yang lebih luas dibandingkan bangunan utamanya. Hal ini dimaksudkan agar renovasi tidak perlu dilakukan secara total dan merusak arsitektural bangunan utamanya, namun hanya berfokus untuk memperluas tempat jamaah dengan penambahan bangunan baru.

Bangunan utama pada Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu ini memang sengaja membuat bangunannya berbentuk khas Tradisional Indonesia, dengan atap limas berusun tiga, dengan puncak berupa kubah bawang dengan Ornamen bulan bintang berlafadz “Allah”. Masjid ini tidak memiliki bangunan menara sehingga pengeras suara ditempatkan pada bagian bawah atap ketiga.

Atap limas bersusun tiga tersebut hanya ditopang oleh soko guru tunggal yang ditempatkan dibagian tengah-tengahnya. Bentuk soko tunggal tersebut dibuat dengan bulat, namun pada bagian atasnya dibentuk persegi enam, dan bulat disekelilinya. Soko Guru dengan desain seperti ini mungkin hanya bisa kita temui di Masjid Jami’ Al-Jihad Pasir Randu.

Sementara itu, bagian plafon yang terletak di ujung soko guru tersebut juga dibuat menyerupai sebuah payung, sehingga hanya dengan sebuah soko guru seluruh bagian atas dapat ditopang dengan baik.

Tempat Wudhu dan Toilet di masjid ini ditempatkan dibagian belakang masjid, berdekatan dengan bangunan sekunder. Kemudian tempat sholat untuk jamaah wanita juga dipisahkan di bangunan tambahan, bukan di ruang utamanya. Pada sisi depan masjidnya terdapat komplek pemakaman yang sudah lumayan tua.

Suasanya ruangan utama akan sangat klasik, karena terdapat berbagai ornamen dengan warna yang gelap, termasuk beberapa kaligrafi dengan latar belakang warna hitam, dan merah tua, dengan balutan warna kuning dibangian tulisannya. Mihrabnya dibuat sangat luas, dengan satu mimbar permanen yang terbuat dari beton disampingnya. Kemudian di sekeliling dinding bagian atas mihrab juga diberikan beberapa desain kaligrafi yang sangat indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *